Tuesday, December 16, 2008

Meaning of Life





Some how in all part of our life is always filled with many things it's bad or it's good that's we can't ignore it.The only thing we can do is try our best and still hoping to be a survivor in every kind of difficulties.Sometimes we make mistake but we can still trying to fixed it out although the result wasn't good as we expected that's make live important and meaningful.Sometimes we feel so lonely in this world,sometimes we care nothing in this world and other kind of feeling that's make we recognize what is our personality.Sadness and happiness became part of our live no matter we rich or poor.

Just be ourselves do the best we can do, do not attempting somebody else that's we can't reach it.Keep in faith that's someday we can be a success person and we will be proud of it.If we can survive from difficulties,that's the meaning of success.Just be proud with our achievement no matter what people saying about us.

In this life all of we are standing by ourselves we can't depend on somebody else even it our parents or brothers.Working hard,think hard,beat the time, to make our goal to be true is something we must do.Don't feel fail because of somebody else saying,just be good,take it happy so we can through our life full of color and go with the flow.Learning from another failure, fixed it out and make it better, manage our experience ,looking forward for anything happened and don't looking behind because we live for the present and the future.Just keep our faith , because only faith could make we are survive in this world that's we don't know what happens next.

Free Indo Flash Mp3 Player at musik-live.net









FreeGames911.com





Gali Potensi

Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Begitulah
pepatah yang sering kita dengar. Tujuannya
adalah untuk memompa semangat dan motivasi,
bahwa kegagalan bukanlah kiamat atau akhir segalanya.
Kegagalan bisa membawa dampak positif apabila kita bisa
mengambil hikmah dari kegagalan itu. Namun kegagalan juga
bisa berdampak negatif apabila dianggap sebagai jalan buntu dan
membuat kita menyerah. Agar kegagalan tidak dianggap
sebagai hal yang menakutkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan :


1. Bersikap positif terhadap kegagalan


Sikap positif merupakan pondasi utama untuk memahami, kegagalan
bukan sesuatu yang harus ditakuti. Tanpa sikap positif,
kita akan merasa hidup di alam mimpi, tidak ingin berbuat
apa-apa lagi karena takut gagal. Bersikap positif artinya
mampu memandang kegagalan sebagai peristiwa hidup yang harus dialami.
Kita siap untuk menerima kegagalan dan kesuksesan kapan saja dan
dalam bentuk apapun, gagal diterima di STAN juga bukanlan akhir segalanya.


2. Cari penyebab


Ada dua faktor utama penyebab kegagalan, yakni internal dan eksternal.
Faktor internal adalah penyebab dari dalam diri kita sendiri.
Mungkin kita kurang persiapan yang matang dalam mengikuti USM STAN,
waktu persiapan yang terlalu pendek, kurang mencari informasi, menganggap
enteng materi yang akan diujikan, menyerah sebelum bertanding,
keterpaksaan atau kita tidak melakukan tes dengan sepenuh hati. Faktor
Eksternal adalah penyebab di luar diri kita, misalnya tingkat
persaingan yang tinggi dan lainnya, yang dapat diatasi
dengan meningkatkan persiapan secara internal.


3. Lakukan identifikasi


Kita perlu melakukan identifikasi terhadap apa saja penyebab kegagalan,
kemudian mencoba mengatasinya. Jika kita perhatikan, banyak calon mahasiswa
STAN yang gagal dalam ujian hanya disebabkan kesalahan-kesalah kecil
yang seharusnya tidak perlu, misalnya kurang persiapan, kurang
membaca. Karena ujian saringan sangat menentukan diterima tidaknya di
STAN. Usahakan memprioritaskan penyebab utama, baru penyebab lainnya.
Caranya dengan mencatat hal-hal yang sering membuat kita gagal, faktor
internal maupun eksternal. misalnya kurang penguasaan terhadap materi,
kurang teliti, kurang cepat dalam mengerjakan ujian. Faktor internal ada di dalam diri
kita dan mengatasinya jauh lebih sulit dibanding dengan faktor eksternal.


4. Evaluasi diri


Umumnya bila kita gagal, yang pertama kali disalahkan adalah pihak lain. Jarang
mau mengakui dirinya bersalah, misalnya jumlah peserta yang diterima
terlalu sedikit, soal yang terlalu sulit, membuat isu negatif. Dengan
mengevaluasi diri berarti kita berusaha mengakui kesalahan itu, juga
bersikap dewasa dan bijaksana, karena berani beratanggung jawab
terhadap apa yang telah dilakukan. Evaluasi diri melatih diri kita semakin
mengerti tentang diri sendiri.


5. Gali kekuatan diri


Kegagalan sebenarnya bukan merupakan tanda kita tidak mempunyai kekuatan dalam
diri. Kita hanya belum mengenal atau mampu menggunakan kekuatan itu secara
maksimal. Cobalah wujudkan kekuatan positif. Gali potensi-potensi yang sangat
mungkin untuk dikembangkan. Kita akan berhasil menginventarisasi potensi-potensi
apabila terus berusaha mengenali kekuatan kita.


6. Kenali kelemahan diri


Salah satu penyebab kegagalan adalah kelemahan diri yang dianggap wajar.
Rata-rata orang tidak berani menggali kelemahan diri. Padahal, ketakutan
merupakan cermin belum siapnya kita mengakui kelemahan diri. Meneliti kelemahan sendiri
merupakan kesempatan untuk koreksi diri. Sebaliknya, bila tidak mau mengakui kelemahan,
kita hidup dalam dunia maya, karena tidak pernah melihat diri kita yang
sebenarnya. Dengan mengenali kelemahan, kita akan dapat memperbaiki diri.


7. Lihat peluang


Hendaknya kita pandai melihat peluang. Kegagalan sebenarnya menyimpan berbagai
kesempatan yang dapat diubah menjadi hal yang menguntungkan. Namun, sering
kali kita menganggap kegagalan bermakna negatif. Peluang dapat diperoleh bila kita mau
belajar dari kegagalan serta mampu menyiasati hal-hal yang membuat kita
gagal. Sadari, yang kita alami bukan ancaman bagi kehidupan, melainkan
kesempatan untuk mengubah hidup menjadi lebih efektif.


8. Trial and Error


Trial and Error merupakan salah satu tolok ukur bahwa kita ingin mengubah kegagalan
menjadi kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali
kegagalan itu. Pikirkan dulu masak-masak langkah yang akan kita tempuh. Kalau terjadi
kesalahan kembali, jangan segan melakukan revisi dan mencoba kembali sampai
akhirnya berhasil mengatasinya. Kuncinya, tekun dan pantang menyerah dalam uji
coba mengatasi kegagalan.


9. Doa sebagai senjata


Keberhasilan sebanding lurus dengan usaha yang kita lakukan, namun sebaik apapun
persiapan yang kita lakukan, kesuksesan adalah hak prerogatif dari Tuhan
Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu usaha dan persiapan yang baik harus diimbangi
dengan doa dan amal perbuatan yang baik. Sehingga jika usaha telah kita
maksimal, namun hasil yang kita peroleh tidak sesuai yang kita harapkan, maka kita
harus berkeyakinan itulah yang terbaik buat kita, karena Tuhan
Maha Tahu kebutuhan hambanya.
http://www.stan-prodip.info/kiat-sukses.php
http://marioteguh.blogspot.com/
http://www.andriewongso.com/artikel



Click here to get your free mobile phone or apple ipod


No comments:

Post a Comment